Kau seperti Api,
yang datang menghampiri
sebuah hati yang dingin,
dan hangatkan hati
Kau seperti Dewa,
mengetahui semuanya
Tak ada yang bisa disembunyikan
berdusta pun tiada guna.
Kau bagai angin,
Kesana-kemari,
Menjauh dan mendekat,
Tapi kau masih disitu
Bagai Gas yang ada dimana-mana
begitu pulalah,
Kau memenuhi pikiranku,
Menguasainya, mengendalikannya
Kau bagai burung,
yang berkicauan,
memberi pesan indah
yang menguatkan hatiku
Kau bagai cahaya
yang tak pernah redup
meski kau hilang,
kau kan tetap kuingat.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


2 comments:
wew! Puisinya qren bangedd! n meaningfull getow ! hahaha.. bakat jadi puitis nih x)
.nacidd.
puitis?? u sure?
Post a Comment